Transdisciplinary Institute Publikasikan Working Paper Strategis, Soroti Dampak Ekonomi Penempatan Dana SAL di Himbara

Transdisciplinary Institute Publikasikan Working Paper Strategis, Soroti Dampak Ekonomi Penempatan Dana SAL di Himbara

Depok, 19 Oktober 2025Transdisciplinary Institute (TI) hari ini mengumumkan publikasi Working Paper terbarunya yang membahas isu kebijakan fiskal dan moneter yang sangat krusial: “Dampak Ekonomi dari Penempatan Dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pada Bank Milik Negara: Sebuah Analisis Input-Output.” Riset kolaboratif ini melibatkan peneliti dari Transdisciplinary Institute00000 yaitu Muhammad Abdul Rohman, Irsyad Hawari, dan Muhammad Yuka Anugrah00000 serta Nurfala Safitri dari Politeknik Negeri Jakarta.

Diskusi Internal transdisiplin dan UI CSGAR
Diskusi Internal transdisiplin 

Simulasi Dampak Makroekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Penelitian ini mengkaji dampak dari kebijakan non-konvensional Pemerintah Indonesia yang menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 200 triliun pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dengan menggunakan model Input-Output (I-O) statis tahun 2020 dan data pasar kerja tahun 2024, tim peneliti mensimulasikan dampak kebijakan ini terhadap output, penyerapan tenaga kerja, pendapatan, dan pembentukan kelas menengah di bawah tiga skenario penyerapan dana (100%, 75%, dan 50%).

Hasil simulasi menunjukkan bahwa kebijakan ini berpotensi meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 0.92% dan mampu menciptakan lebih dari 550.000 lapangan kerja pada skenario penyerapan dana penuh.

Sorotan Kritis: Konsentrasi Dampak Sektoral

Meskipun memberikan stimulus makroekonomi yang signifikan, analisis dekomposisi sektoral yang dilakukan oleh TI mengungkap adanya temuan kritis. Konsentrasi dampak terlihat luar biasa pada sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, yang menyumbang lebih dari 81% dari total kenaikan output dan 69% dari total penciptaan lapangan kerja.

Temuan ini mengindikasikan adanya potensi inefisiensi transmisi stimulus ke sektor riil yang lebih padat karya.

Kesimpulan dan Rekomendasi Kebijakan

Peneliti menyimpulkan bahwa efektivitas kebijakan SAL dalam mendorong pertumbuhan yang inklusif dan merata sangat bergantung pada mekanisme penyaluran kredit oleh Himbara dan adanya kebijakan komplementer yang dapat menstimulasi permintaan kredit di sektor-sektor produktif.

Working Paper ini, yang berfokus pada Employment Effect, diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan fiskal dan moneter yang lebih terarah.

Anda dapat membaca dan mengunduh full paper melalui laman jurnal Transdisciplinary Institute:
https://jurnal.transdisiplin.org/index.php/wp/article/view/2

Scroll to Top