Transdisciplinary Institute Publikasikan Riset, Ungkap Insiden Smoking Relapse pada Anak sebagai Ancaman Serius yang Terabaikan
Depok, 23 April 2023 – Transdisciplinary Institute (TD Institute) kembali menyoroti isu kesehatan publik yang sering luput dari perhatian. Melalui tulisan esai yang dipublikasikan oleh salah satu penelitinya, M. Abdul Rohman, S.E., M.Sc., TD Institute mengangkat fenomena smoking relapse atau kekambuhan merokok di kalangan anak-anak sebagai ancaman signifikan.
Faktor Pemicu Kekambuhan: Iklan hingga Media Sosial
Dalam esai yang dimuat di laman TrenAsia (baca artikel lengkapnya di sini), Abdul Rohman memaparkan bahwa meskipun bahaya merokok telah diketahui luas, masalah kekambuhan—terutama pada perokok anak—kerap kali tidak menjadi fokus utama. Menurut analisisnya, faktor pemicu yang paling dominan adalah paparan dari iklan, pengaruh lingkungan, dan konten di media sosial.

“Ketika anak-anak melihat teman sebaya mereka merokok atau terpapar gambar rokok yang dikemas secara positif di media, risiko mereka untuk kembali merokok akan semakin besar,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa media sosial, meski bukan satu-satunya faktor, memegang peranan penting dalam membentuk persepsi dan perilaku anak.
Seruan untuk Solusi Lintas Disiplin
Melalui publikasi ini, Transdisciplinary Institute menyerukan pentingnya pendekatan holistik dan lintas disiplin untuk mengatasi permasalahan ini. Solusi tidak bisa hanya berfokus pada kampanye anti-rokok, tetapi juga harus melibatkan edukasi tentang lingkungan sosial dan regulasi yang memadai terhadap paparan media.
Baca Juga : Nurfala Safitri, Peneliti Adjunct di Transdisiplin, Paparkan Riset Ekonomi Syariah di AICIS 2022
“Kita harus mulai memikirkan bagaimana mengurangi eksposur anak-anak terhadap iklan yang menampilkan rokok sebagai sesuatu yang positif,” tambahnya. TD Institute berharap, riset ini dapat memicu diskusi yang lebih mendalam di kalangan pembuat kebijakan, orang tua, dan masyarakat luas untuk bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya rokok.