Depok, 1 September 2024 – Transdisciplinary Institute (TI), bekerja sama dengan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), memulai sebuah proyek riset strategis yang bertujuan memetakan Center of Excellences (pusat-pusat keunggulan) di Indonesia.
Proyek ini merupakan bagian dari upaya penguatan Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), sebuah inisiatif penting untuk meningkatkan posisi Indonesia di kancah internasional.
Proyek yang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan ini akan menganalisis data-data penting, termasuk Laporan Rancangan RPJMN 2024-2029, visi Presiden terpilih, serta Laporan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2023.
Tim peneliti TD Institute akan menggunakan metodologi Latent Dirichlet Allocation (LDA) untuk mengidentifikasi dan mengkategorikan tema-tema utama yang relevan dengan kerja sama internasional.
Temuan awal dari riset ini berfokus pada beberapa tema krusial, di antaranya:
- Kerja Sama dan Penguatan Posisi Internasional: Mengidentifikasi teknologi dan ekonomi sebagai alat untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
- Pendidikan dan Kesehatan: Menyoroti aksesibilitas pelayanan kesehatan dasar dan pendidikan inklusif sebagai fondasi pembangunan.
- Ekonomi dan Industri: Menitikberatkan pada sektor pangan, energi, dan industri rumahan yang didukung oleh pembangunan infrastruktur.
Proyek ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk mengoptimalkan peran Indonesia sebagai “agen” perubahan dan pembangunan, khususnya di negara-negara berkembang.
Baca Juga : Rilis Pers: Pengaruh Mudik Terhadap Ekonomi Lokal dan Kualitas Udara di Indonesia
Melalui kolaborasi ini, Transdisciplinary Institute kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan riset berbasis data yang relevan dan berdampak nyata bagi kemajuan bangsa.