Jakarta, 25 September 2025 – Transdisciplinary Institute (TI) mengadakan pertemuan perdana atau kick-off meeting dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memulai riset strategis yang fokus pada dampak ekonomi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) terhadap kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Acara ini mempertemukan tim peneliti TI dengan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, menandai sebuah kolaborasi yang penting antara institusi riset dan lembaga publik.
Riset ini dilatarbelakangi oleh tantangan kemiskinan dan kesejahteraan sosial yang bersifat multidimensional. Program Jamsostek memberikan perlindungan dasar kepada pekerja dari risiko terkait sosial ekonomi, seperti kecelakaan kerja, masa pensiun, dan kehilangan pekerjaan.
Evaluasi mendalam diperlukan untuk mengukur efektivitas program terutama dalam aspek perlindungan, pemberdayaan, dan edukasi.
Area fokus kajian meliputi:
- Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan: menilai dampak program pada pendapatan, daya beli, akses layanan dasar, serta angka kemiskinan.
- Penyerapan Tenaga Kerja: mengkaji pengaruh program terhadap penciptaan lapangan kerja dan tingkat pengangguran.
- Produktivitas Pekerja: mengkaji kaitan partisipasi program dengan produktivitas kerja.
- Dampak Makroekonomi: mengevaluasi kontribusi program terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Tim peneliti akan menggunakan metodologi ekonometrika, mikrosimulasi, dan analisis Input-Output (I-O) dengan data dari kepesertaan dan klaim BPJS, data makroekonomi, serta Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dan Sakernas dari 2013 hingga 2024.
Hasil riset diharapkan mencakup laporan komprehensif, policy brief, executive summary, dan artikel ilmiah terindeks, yang akan menjadi rekomendasi strategis bagi peningkatan program Jamsostek.