Transdisciplinary Institute dan BPJS Ketenagakerjaan Lanjutkan Riset Lapangan, Fokus Pengumpulan Data Peserta Program Jamsostek

Jakarta, 3 November 2025 — Kerja sama riset strategis antara Transdisciplinary Institute (TD) dan BPJS Ketenagakerjaan terkait dampak ekonomi Program Jamsostek kini memasuki fase krusial, yakni pengumpulan data primer di lapangan.

Kedua institusi berkomitmen menjaga kualitas riset dengan menyepakati mekanisme survei yang terstruktur, kolaboratif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


Mekanisme Survei Lapangan

Survei dirancang untuk memperoleh data dan perspektif langsung dari peserta Program Jamsostek. Beberapa komponen utama pelaksanaan survei meliputi:

Target dan Distribusi Responden

Tim riset TD akan mengambil sampel 15 responden per daerah, yang didistribusikan ke setiap kantor cabang (kacab) BPJS Ketenagakerjaan dengan alokasi 5 responden per kacab. Skema ini dirancang untuk menjaga representasi wilayah dan karakteristik peserta.

Keterlibatan Tim BPJS Ketenagakerjaan

Pengumpulan data dilakukan secara kolaboratif melalui keterlibatan aktif tim BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan turun lapangan (turlap). Setiap sesi wawancara akan didampingi oleh tiga orang petugas BPJS Ketenagakerjaan, guna memastikan kelancaran proses dan akurasi informasi.

Strategi Pengumpulan Data

Metode survei mengombinasikan:

  • kunjungan terstruktur ke Graha BPJS Ketenagakerjaan, dan

  • kegiatan turlap langsung ke lokasi peserta program.

Tahap awal survei difokuskan pada kantor cabang di Provinsi Banten sebagai lokasi implementasi awal.

Penekanan Metodologis

Sebagai lembaga riset, TD menekankan pentingnya dasar metodologis yang kuat dalam penentuan jumlah responden dan distribusi demografi, sehingga hasil survei:

  • valid secara statistik,

  • relevan untuk evaluasi dampak, dan

  • dapat menjadi rujukan kebijakan berbasis bukti.


Menuju Evaluasi Dampak yang Komprehensif

Kolaborasi TD–BPJS Ketenagakerjaan mencerminkan pendekatan riset yang integratif. Evaluasi dampak Program Jamsostek tidak hanya bertumpu pada model ekonometrika, Input–Output, dan mikrosimulasi, tetapi juga diperkuat oleh data primer lapangan yang terverifikasi.

Melalui tahapan ini, TD berkomitmen menghadirkan hasil riset yang akurat, kontekstual, dan aplikatif untuk mendukung penguatan sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top