Depok, 11 September 2025 – Transdisciplinary Institute (TI) hari ini menggelar rapat konsinyering penting yang memfokuskan pada proyek strategis Hilirisasi Sarang Burung Walet. Dalam acara virtual ini, tim peneliti TI berkolaborasi dengan tim ahli dari Lembaga Studi Terapan (LST) Universitas Indonesia dan para peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memvalidasi temuan kunci yang berpotensi mengubah wajah ekonomi Kalimantan Selatan.
Rapat yang berlangsung intensif ini mengungkap potensi ekonomi luar biasa dari hilirisasi sarang burung walet. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui hilirisasi, nilai tambah produk dapat ditingkatkan secara signifikan. Temuan ini menjadi angin segar, karena hilirisasi akan membuka peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat di provinsi tersebut.

Dalam presentasinya, tim TI memaparkan data dan analisis mendalam mengenai pemetaan potensi lokasi rumah walet, jenis-jenis usaha, hingga proyeksi investasi yang telah dilakukan oleh berbagai perusahaan. Data yang ditampilkan menunjukkan bahwa sebagian besar usaha walet di Kalimantan Selatan adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang membuktikan bahwa hilirisasi akan langsung berdampak pada ekonomi rakyat.
Kolaborasi antara Transdisciplinary Institute, LST UI, dan UGM ini membuktikan bahwa sinergi lintas institusi dan pendekatan multidisiplin adalah kunci untuk menghasilkan riset yang relevan dan berdampak. Proyek ini diharapkan dapat menjadi fondasi kebijakan yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, mengubah potensi kekayaan alam menjadi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.