Depok, 5 November 2025 – Transdisciplinary Institute (TI) hari ini mengumumkan konvergensi signifikan antara hasil riset nowcasting PDB Q3 2025 yang mereka lakukan dengan angka resmi yang baru saja dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil nowcasting TI yang dirilis pada 3 November 2025 terbukti hampir akurat dan sangat mendekati data resmi BPS.
Perbandingan Angka: Validasi Metodologi Inovatif TI
| Sumber Data Estimasi Pertumbuhan PDB Q3 2025 (y-o-y) | Selisih dengan Angka Resmi BPS | |
|---|---|---|
| Riset TI (Nowcast) | 5,01% | Hanya 0,03 poin persentase |
| BPS (Angka Resmi) | 5,04% |
Akurasi luar biasa ini menjadi validasi kuat atas metodologi yang digunakan Transdisciplinary Institute, yaitu Dynamic Factor Model (DFM) yang diperkaya dengan data inovatif Intensitas Cahaya Malam (Nighttime Lights – NTL) NASA VIIRS.
Signifikansi Akurasi 5,01%
Direktur Eksekutif Transdisciplinary Institute, Irsyad Hawari, menyampaikan apresiasi atas hasil ini:
“Akurasi ini membuktikan bahwa integrasi data satelit NTL yang berfrekuensi tinggi ke dalam model ekonometrika canggih (DFM) bukanlah sekadar latihan akademik, melainkan perangkat vital yang berfungsi sebagai ‘sistem peringatan dini’ bagi kebijakan makroekonomi. Estimasi kami yang berada di 5,01% sangat dekat dengan angka BPS 5,04%, menegaskan bahwa sinyal data real-time kami menangkap dinamika ekonomi domestik secara granular.”
Riset TI sebelumnya telah memperingatkan adanya perlambatan momentum PDB (dari 5,12% di Q2), yang terkonfirmasi oleh data BPS. Keberhasilan nowcasting ini memperkuat posisi Transdisciplinary Institute sebagai lembaga riset terdepan dalam pengembangan metodologi berbasis Big Data untuk mendukung perencanaan dan respons kebijakan ekonomi yang adaptif dan berbasis bukti.