Depok, 27 September 2019 – Riset unggulan TD Institute yang mengkaji Pengaruh Koneksi Politik terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan tidak hanya menonjol dari sisi metodologi—khususnya penggunaan teknik Fuzzy Matching—tetapi juga dari ketelitian pada tahap pengumpulan dan pengolahan data.
Dalam pelaksanaannya, TD Institute menjalin kolaborasi riset dengan Wildan Anky dari LPEM Universitas Indonesia serta tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Kerja sama lintas institusi ini difokuskan pada tahapan krusial riset empiris, yakni pengumpulan, ekstraksi, dan pembersihan data secara sistematis.
Tim gabungan bertanggung jawab melakukan scraping data dari berbagai laporan keuangan perusahaan, dengan fokus pada identifikasi nama direktur dan komisaris sebagai basis analisis koneksi politik di tingkat korporasi.
Keahlian teknis dari LPEM UI dan STIS berperan penting dalam menjamin akurasi data, yang selanjutnya dikolaborasikan dengan basis data figur politik melalui pendekatan Fuzzy Matching. Proses ini menuntut ketelitian tinggi agar pencocokan profil individu dengan aktor legislatif, yudikatif, dan eksekutif dapat dilakukan secara presisi.
Kolaborasi ini menegaskan pendekatan lintas disiplin yang menjadi ciri khas TD Institute. Dengan mengintegrasikan perspektif ekonomi, ketajaman statistik, serta inovasi metodologis, riset yang turut didukung oleh Simon Fraser University, Kanada, ini diharapkan menghasilkan temuan yang valid dan aplikatif dalam memahami peran koneksi politik terhadap dinamika bisnis di Indonesia.