Transdisciplinary Institute Selidiki Pengaruh Koneksi Politik terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Melalui Metode Fuzzy Matching

Pengaruh Koneksi Politik terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan

Depok, 27 September 2019Transdisciplinary Institute (TD Institute) mengumumkan penyelesaian sebuah proyek riset strategis tentang pengaruh koneksi politik terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia. Riset ini berlangsung selama 12 bulan dan mendapat dukungan pendanaan dari Simon Fraser University, Kanada.

Melalui riset ini, TI berupaya memahami hubungan antara dunia politik dan kinerja perusahaan secara lebih terukur. Selain itu, studi ini juga menyoroti peran faktor non-pasar dalam dinamika bisnis di Indonesia.

Metodologi Riset: Fuzzy Matching

Salah satu keunggulan utama riset ini terletak pada metode yang digunakan. Tim peneliti menerapkan MatchIt: Fuzzy Matching, yaitu teknik pencocokan data berbasis statistik.

Dengan metode ini, peneliti mencocokkan nama direktur dan komisaris perusahaan dengan nama figur di lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif. Dengan demikian, tim dapat mengidentifikasi bentuk dan tingkat koneksi politik secara sistematis.

Selain itu, pendekatan ini mampu mengurangi kesalahan pencocokan data akibat perbedaan ejaan nama. Oleh karena itu, hasil analisis menjadi lebih akurat dan dapat diandalkan.

Relevansi bagi Pasar Modal Indonesia

Kajian tentang pengaruh koneksi politik terhadap kinerja keuangan perusahaan sangat penting dalam konteks pasar modal Indonesia. Di satu sisi, koneksi politik dapat membantu perusahaan memperoleh akses perizinan dan pembiayaan. Namun di sisi lain, hubungan tersebut juga berpotensi menciptakan ketimpangan dalam persaingan usaha.

Karena itu, riset ini memberikan gambaran yang lebih seimbang tentang dampak koneksi politik terhadap kinerja perusahaan, termasuk profitabilitas dan stabilitas usaha.

Kontribusi Riset dan Implikasi

Hasil riset ini diharapkan memperkaya literatur ekonomi politik dan keuangan perusahaan di Indonesia. Lebih lanjut, temuan ini dapat menjadi rujukan bagi investor, regulator, dan pembuat kebijakan.

Bagi Transdisciplinary Institute, proyek ini menegaskan komitmen untuk menggunakan metodologi mutakhir dalam mengkaji isu-isu kompleks di persimpangan ekonomi, politik, dan manajemen.

Baca juga: Riset TI tentang Dampak Ketenagakerjaan dan Pemulihan Kerja Pasca-Pandemi Covid-19.

Kolaborasi Internasional

Terakhir, kolaborasi dengan Simon Fraser University memperkuat posisi TD Institute dalam jaringan riset global. Dengan kerja sama ini, standar analisis dan metodologi riset dapat disejajarkan dengan praktik internasional.

Scroll to Top