Infografis Dampak Ekonomi Banjir di Bali
Total Estimasi Kerugian Ekonomi: Rp 1.2 Triliun
Angka ini merupakan model estimasi berdasarkan data historis, demografi BPS, dan struktur ekonomi Bali, yang mencakup kerugian langsung (kerusakan aset) dan kerugian tidak langsung (gangguan aktivitas ekonomi).
Populasi Berisiko per Kabupaten/Kota
Distribusi penduduk (data BPS 2023) menunjukkan wilayah dengan konsentrasi populasi tertinggi yang rentan terhadap dampak sosial dan ekonomi dari bencana banjir.
Struktur Ekonomi Bali (PDRB)
Komposisi ekonomi Bali sangat bergantung pada sektor jasa. Gangguan pada sektor ini, terutama pariwisata, memiliki dampak signifikan terhadap PDRB keseluruhan.
Perbandingan Estimasi Kerugian per Sektor
Pariwisata dan UMKM mengalami kerugian tidak langsung terbesar akibat penurunan kunjungan, gangguan operasional, dan rusaknya rantai pasok.
Bencana Banjir
Infrastruktur rusak, akses terhambat
Sektor Pariwisata Terganggu
Penurunan turis, pembatalan pesanan
UMKM & Tenaga Kerja Terdampak
Penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan
Ekonomi Lokal Melemah
Daya beli turun, PDRB menurun
Sumber Data: Analisis diolah dari data BPS Provinsi Bali (2023), Laporan BNPB, dan model perhitungan kerugian ekonomi bencana.
Baca Juga : Strategi Indonesia Lindungi UMKM dari Serbuan Produk Impor Amerika: Antara Peluang dan Tantangan
Infografis ini adalah alat bantu visual untuk memahami dampak ekonomi dan bukan merupakan laporan kerugian resmi.