Riset BPJS Ketenagakerjaan Berlanjut: Tim Transdisciplinary Institute Tekankan Pentingnya Dukungan Non-Finansial

Riset BPJS Ketenagakerjaan Berlanjut: Tim Transdisciplinary Institute Tekankan Pentingnya Dukungan Non-Finansial

Peneliti TD Institute sedang melakukan In Depth Interview di kantor BPJS Ketenagakerjaan

Tim peneliti Transdisciplinary Institute (TD Institute) terus melanjutkan progres riset strategis mengenai Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsosnaker). Dalam fase pengumpulan data primer, salah satu peneliti TD Institute bertugas sebagai enumerator dan melakukan wawancara mendalam dengan peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui kegiatan turun lapangan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di tiga lokasi, yakni Serang, Jakarta, dan Bekasi.

Berdasarkan hasil wawancara tersebut, tim TD Institute memperoleh konfirmasi bahwa manfaat jaminan finansial yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran yang sangat signifikan dalam membantu peserta menghadapi berbagai risiko sosial dan ekonomi.

Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi temuan kunci yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu bahwa penguatan dukungan non-finansial menjadi faktor krusial bagi peserta untuk dapat pulih dan kembali memperoleh pekerjaan setelah mengalami risiko ketenagakerjaan.

Temuan awal ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan perlindungan sosial yang bersifat holistik, di mana intervensi tidak hanya terbatas pada kompensasi moneter, tetapi juga mencakup dukungan psikologis, pelatihan dan peningkatan keterampilan kerja, serta fasilitasi penempatan kerja.

Baca Juga :  Survei Penerima Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan (Cabang Serang) 

Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi masukan penting bagi BPJS Ketenagakerjaan dalam merumuskan program yang tidak hanya bersifat protektif, tetapi juga mampu memberdayakan peserta secara sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

Scroll to Top