Pembukaan Kegiatan
Transdisciplinary Institute menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Public Speaking bersama Coach Tedi, seorang praktisi NLP dan pelatih komunikasi profesional. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pada aspek komunikasi strategis yang krusial dalam kerja konsultasi dan riset.
Profil Coach Tedi
Coach Tedi dikenal sebagai praktisi Neuro-Linguistic Programming (NLP) dengan pengalaman luas dalam pelatihan public speaking. Dalam sesi ini, beliau membimbing peserta untuk mengidentifikasi hambatan komunikasi, mengelola rasa gugup, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan gagasan secara terstruktur dan persuasif.
Urgensi Public Speaking bagi Konsultan dan Peneliti
Bagi tim Transdisciplinary Institute, kemampuan berkomunikasi secara efektif merupakan kompetensi inti. Presentasi hasil riset, diskusi kebijakan, hingga komunikasi dengan klien dan mitra memerlukan kejelasan pesan serta kepercayaan diri. Public speaking yang baik berkontribusi langsung pada kredibilitas profesional dan kualitas kolaborasi.
Metode Pelatihan
Pelatihan dirancang dengan pendekatan praktis dan partisipatif, meliputi:
-
Teknik NLP untuk mengelola kecemasan berbicara
-
Penguatan bahasa tubuh dan intonasi
-
Strategi penyampaian pesan yang adaptif sesuai audiens
Pendekatan ini memungkinkan peserta langsung mempraktikkan materi dan menerima umpan balik konstruktif.
Respons Peserta dan Dampak Awal
Peserta memberikan respons positif terhadap pelatihan ini. Terlihat peningkatan kepercayaan diri, keberanian berbicara, serta kemampuan menyusun presentasi yang lebih sistematis. Antusiasme dan partisipasi aktif menjadi indikator keberhasilan kegiatan.
Dampak Jangka Panjang
Secara berkelanjutan, pelatihan ini diharapkan memperkuat komunikasi internal tim serta meningkatkan efektivitas interaksi eksternal dengan pemangku kepentingan. Investasi pada pengembangan kapasitas komunikasi menjadi fondasi penting dalam mendukung kinerja riset dan layanan konsultasi yang berdampak.
Penutup
Transdisciplinary Institute meyakini bahwa kemampuan public speaking adalah elemen strategis dalam mendukung keberhasilan riset dan kerja kolaboratif. Melalui kegiatan ini, lembaga berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi tim agar mampu menghasilkan layanan yang berkualitas dan relevan.